Reuni 89 Penuh Berkah
Pertemuan alumni 89 tahun ini, di hari lebaran penuh rahmat dan berkah,benar-benar sangat mengesankan dan membawa berkah. Kehadiran banyak teman-teman lama, yang sebelumnya belum pernah hadir memberikan sebuah nuansa baru ikatan alumni 89. Sebut saja, kehadiran Andarini Diharni, yang jauh-jauh datang dari Bogor karena kuliah S3 di sana serta meninggalkan keluarga, untuk bertemu teman-teman lama. Juga, Aditiawarman (alias Edi Labai, Pasir Lawas), yang juga pertama kali hadir (setahu saya), Subhari Rahmat, dan sejibun teman-teman lain yang akan saya tuliskan di bagian cerita ini. Reuni 89 ini sengaja dilaksanakan di SMA kit dulu (SMA N Lubuk Alung) sekedar kembali mengenang segala sesuatunya yang pernah dialami di sana 22 tahun yang lalu. Reuni Jumat, 2 September 2011 ini, diiringi dengan musik organ tunggal milik sobat kita, Sahbana Syam. Kegiatan alumni memang bukan sembarang kegiatan. Itu terbukti dengan keseriusan panitia pelaksana Reuni membikin program: misalnya
Selengkapnya
1. Acara salam-salaman (minal aidin wa alfaizin), syukurlah nggak ada "cipika dan cipikinya he..he.". 2. Hiburan sejenak yang diisi oleh alunan-alunan tembang kenangan oleh teman-teman. 3. Sholat Jum'at di mesjid SMA kita Ulul Al Baab, 4.Makan siang bersama. 5. Kata sambutan acara oleh Ketua Umum Ikasmala, oleh kakanda Alrefinus, MM. 6. Penyampaian pengurus Alumni'89 yang baru (pengganti pengurusan lama yang diketua Alm. Yusnedi Yakub, SH), 7. Penyampaian Program Alumni '89 yang telah dilaksanakan dan yang akan dikerjakan. 8. Kata Sambutan ketua alumni '89 yang baru. Istirahat sejenak (Panggilan Shallat Ashar), 9. Acara hiburan sambil berdoncek. 10. Joget bersama. 11. Penutup. Oh ya... Jika teman-teman masih punya banyak waktu membaca coretan ini, saya mau menjelaskan kegiatan-kegiatan ini dari awal. Setiap program acara dari awal sampai akhir memang mengesankan.
Pertama, pada acara salam-salaman, saya menyalami semua teman-teman yang sudah duluan hadir. Pegangan dan genggaman tangan mereka semua terasa begitu erat dan hangat. Saya merasakan bahwa ada curahan perasaan rindu bertemu yang lama terpendam. Aura pertemuan terasa bagaikan 22 tahun yang lalu. Saya menyalami semua teman dengan gembira. Yang saya ingat di antaranya adalah M. Ridwan, Ajisman, Christiana, Dt. Yosmadi, Candrianto, Mastian, Rostam Effendi, Agusrida, Marzuki dan Mul (istri), Roseva Maidiyanti, Syaiful Ongly, Aditiawarman (Edi Labai), Dedi Kartika Chandra, Buyung Husni dan kembarannya (Nil Husni), Benny, Maiyunis, Retna Sari Dewi, Ayu (alias Leindrawati Megahayu), Upik Tiwi, Rina Herni, Ita Bakrizul, Feri Kadi, Eri Brik, Zulfiatno, Ristiyenti, Sahbana Syam, Andarini Diharmi, Armanto, Hari Yalkher dan istri (Dewi), Subhari Rahmat bersama seorang putranya, buk Yanti Gustini, Wirna Juita, buk Marlina Syam, dan Wismarni. Well..... meski banyak yang saya salami, saya merasakan adanya kebahagiaan dari setiap jabatan tangan.Seterusnya, bagi teman-teman lain yang terlupa saya tuliskan dalam blok ini, mohon dimaafkan. Yang pasti, kita semua hadir ada sekitar lima puluh orang lebih.
Acara kedua diisi dengan alunan-alunan tembang kenangan oleh teman-teman '89. Dedi KTC (alias Dedi Kartika Chandra) pertama kali melantunkan tembang "Semalam di Cianjur". Mastian melagukan "Usah Kau Kenang Lagi", Upik Tiwi dengan "Kerinduan", Ita dengan lagu "Kenangan Desember", trus M. Ridwan dengan "Bapondoh-pondoh", dan buk Yanti dengan lagu wajibnya "Kemuning" he.he.he. Sebenarnya banyak kali lagu-lagu yang dinyanyikan mereka, tetapi, saya hanya ingat sebahagian saja. Bila ada lagu-lagu kenangan di alunkan, teman-teman pada cari pasangan menari. Kecuali saya, karena saya nggak pandai menari. Dedi KTC memilih pasangan tarinya Roseva Maidiyanti, trus teman-teman lain langsung nimbrung nari bersama. Yang tidak mau menari dipaksa nari. Benny, Maiyunis, Syaiful dan Saya didorong teman-teman lain untuk ikut menari. Kami akhirnya menari juga, menari ala "prajurit berbaris". Sekali-sekali, saya juga menyempatkan diri melirik seseorang yang juga sedang menari.
Ketiga, inilah acara yang paling ditunggu...he..he..he.. Sholat berjamaah di Mesjid SMA, Ulul Al Baab. Di ruang mesjid itu, terlihat pula banyak alumni angkatan 91, angkatan 82, dan sekelompok jemaah dari panitia Ikasmala. Mesjid Ulul Al Baab dipenuhi oleh jemaah alumni dan beberapa orang siswa SMA. Saat mendengarkan khutbah, hujan lebat sekali. Namun, kekhusyukan tidak berkurang. Kami masih bisa mendengarkan khutbah ustad mesjid lewat pengeras suara. Hingga sholat Jumat selesai, hari juga masih hujan.
Setelah itu, kami akhirnya makan siang bareng di ruang majelis guru. Saya mengambil tempat duduk di urutan meja sayap kiri. Di belakang meja itu, masih ada tiga buah kursi kosong. Pada awalnya, saya sendiri yang duduk. Tak lama kemudian, datang Retna Sari Dewi dan Risti Yenti bareng duduk. Saya duduk di kursi diantara mereka berdua. Nasi bungkus itu punya ikan gulai air tawar. Rasanya enak. Tetapi, saya tidak bisa menghabiskan nasi yang segunung itu. Apalagi duduk di dampingi oleh teman-teman wanita. Malu..he..he..he... Saya selesaikan makan dengan nasi yang masih banyak tersisa. Maaf... kenyaaaang..
Tidak lama setelah selesai makan siang, kami pindah duduk ke luar menuju kursi-kursi yang telah tersedia. Acara dibuka oleh Candrianto. Pada awalnya Candrianto bermaksud memulai acara secara formal. Tetapi, banyak teman yang meminta agar diberikan hiburan terlebih dahulu. Permintaan teman-teman dikabulkan. Kembali alunan-alunan tembang memori dilantunkan oleh sobat-sobit kita. Setelah beberapa lagu, akhirnya Candrianto mengambil alih mic kembali. Ia mulai melaporkan susunan pengurus baru Grasmala 89. Pengurus baru yang dimaksud itu adalah:
Pertama, pada acara salam-salaman, saya menyalami semua teman-teman yang sudah duluan hadir. Pegangan dan genggaman tangan mereka semua terasa begitu erat dan hangat. Saya merasakan bahwa ada curahan perasaan rindu bertemu yang lama terpendam. Aura pertemuan terasa bagaikan 22 tahun yang lalu. Saya menyalami semua teman dengan gembira. Yang saya ingat di antaranya adalah M. Ridwan, Ajisman, Christiana, Dt. Yosmadi, Candrianto, Mastian, Rostam Effendi, Agusrida, Marzuki dan Mul (istri), Roseva Maidiyanti, Syaiful Ongly, Aditiawarman (Edi Labai), Dedi Kartika Chandra, Buyung Husni dan kembarannya (Nil Husni), Benny, Maiyunis, Retna Sari Dewi, Ayu (alias Leindrawati Megahayu), Upik Tiwi, Rina Herni, Ita Bakrizul, Feri Kadi, Eri Brik, Zulfiatno, Ristiyenti, Sahbana Syam, Andarini Diharmi, Armanto, Hari Yalkher dan istri (Dewi), Subhari Rahmat bersama seorang putranya, buk Yanti Gustini, Wirna Juita, buk Marlina Syam, dan Wismarni. Well..... meski banyak yang saya salami, saya merasakan adanya kebahagiaan dari setiap jabatan tangan.Seterusnya, bagi teman-teman lain yang terlupa saya tuliskan dalam blok ini, mohon dimaafkan. Yang pasti, kita semua hadir ada sekitar lima puluh orang lebih.
Acara kedua diisi dengan alunan-alunan tembang kenangan oleh teman-teman '89. Dedi KTC (alias Dedi Kartika Chandra) pertama kali melantunkan tembang "Semalam di Cianjur". Mastian melagukan "Usah Kau Kenang Lagi", Upik Tiwi dengan "Kerinduan", Ita dengan lagu "Kenangan Desember", trus M. Ridwan dengan "Bapondoh-pondoh", dan buk Yanti dengan lagu wajibnya "Kemuning" he.he.he. Sebenarnya banyak kali lagu-lagu yang dinyanyikan mereka, tetapi, saya hanya ingat sebahagian saja. Bila ada lagu-lagu kenangan di alunkan, teman-teman pada cari pasangan menari. Kecuali saya, karena saya nggak pandai menari. Dedi KTC memilih pasangan tarinya Roseva Maidiyanti, trus teman-teman lain langsung nimbrung nari bersama. Yang tidak mau menari dipaksa nari. Benny, Maiyunis, Syaiful dan Saya didorong teman-teman lain untuk ikut menari. Kami akhirnya menari juga, menari ala "prajurit berbaris". Sekali-sekali, saya juga menyempatkan diri melirik seseorang yang juga sedang menari.
Ketiga, inilah acara yang paling ditunggu...he..he..he.. Sholat berjamaah di Mesjid SMA, Ulul Al Baab. Di ruang mesjid itu, terlihat pula banyak alumni angkatan 91, angkatan 82, dan sekelompok jemaah dari panitia Ikasmala. Mesjid Ulul Al Baab dipenuhi oleh jemaah alumni dan beberapa orang siswa SMA. Saat mendengarkan khutbah, hujan lebat sekali. Namun, kekhusyukan tidak berkurang. Kami masih bisa mendengarkan khutbah ustad mesjid lewat pengeras suara. Hingga sholat Jumat selesai, hari juga masih hujan.
Setelah itu, kami akhirnya makan siang bareng di ruang majelis guru. Saya mengambil tempat duduk di urutan meja sayap kiri. Di belakang meja itu, masih ada tiga buah kursi kosong. Pada awalnya, saya sendiri yang duduk. Tak lama kemudian, datang Retna Sari Dewi dan Risti Yenti bareng duduk. Saya duduk di kursi diantara mereka berdua. Nasi bungkus itu punya ikan gulai air tawar. Rasanya enak. Tetapi, saya tidak bisa menghabiskan nasi yang segunung itu. Apalagi duduk di dampingi oleh teman-teman wanita. Malu..he..he..he... Saya selesaikan makan dengan nasi yang masih banyak tersisa. Maaf... kenyaaaang..
Tidak lama setelah selesai makan siang, kami pindah duduk ke luar menuju kursi-kursi yang telah tersedia. Acara dibuka oleh Candrianto. Pada awalnya Candrianto bermaksud memulai acara secara formal. Tetapi, banyak teman yang meminta agar diberikan hiburan terlebih dahulu. Permintaan teman-teman dikabulkan. Kembali alunan-alunan tembang memori dilantunkan oleh sobat-sobit kita. Setelah beberapa lagu, akhirnya Candrianto mengambil alih mic kembali. Ia mulai melaporkan susunan pengurus baru Grasmala 89. Pengurus baru yang dimaksud itu adalah:
- M. Ridwan (Ketua)
- Ajisman (Sekretaris)
- Christiana (Bendahara)
- Yosmadi (Koordinator acara)
Setelah itu, Candrianto melaporkan bahwa tahun 2010 yang lalu, Grasmala 89 telah memberikan beasiswa untuk 10 orang siswa-siswa berprestrasi tetapi kurang mampu di bidang ekonomi. Disampaikan, bahwa ke sepuluh siswa yang diberikan beasiswa tersebut telah menamatkan SMA nya dan telah melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi. Namun, pengurus mengakui bahwa sampai sekarang mereka belum melacak dimana posisi perguruan tinggi dari ke 10 siswa tersebut. Tahun 2010, ada 10 orang Donatur @Rp50.000 perbulan yaitu Christiana, Candrianto, Rostam Effendi, Agusrida, Dt. Yosmadi, Tasril Bartin, Zeni Harnadi, Yusnedi Yakub (Alm), dan M. Ridwan. Selanjutnya, Alhamdulillah, sambil melaporkan program ini, Donator beasiswa tahun ini 2011, bertambah 12 orang lagi. Sehingga, jumlah donatur sudah menjadi 22 orang. Ke 12 Donatur baru itu ialah Benny, Maiyunis, Wismarni, Feri (Kadi), Syaiful, Roseva Maidiyanti, Andarini Diharmi, Dewi Hartti, Dewi Astati, dan Sahbana Syam.
Pada acara pengumpulan dana lewat kardus Aqua yang "dijalankan", terkumpul uang dua juta delapan ratus ribu rupiah (Rp2.800.000,-). Uang ini digunakan untuk 2 tujuan, pertama, 1.800.000 untuk biaya acara yang sedang berlangsung, kedua, 1.000.000 untuk disumbangkan ke sekolah lewat lelang kue acara pertemuan alumni IKASMALA (seluruh angkatan) pada esok harinya (Sabtu, 3 September 2011).
Selanjutnya, ada kata sambutan dari Ketua Umum Ikasmala. Beliau menyambut dengan gembira adanya kegiatan Reuni Grasmala. Ketua menyatakan salut dan bangga dengan ke solidan, keakraban, dan persatuan yang diperlihatkan oleh masing-masing individu alumni Grasmala89.
Kata sambutan berikutnya dilanjutkan oleh ketua pengurus Grasmala 89 terpilih, M. Ridwan. Sang Ketua mengatakan bahwa posisi atau kedudukan dia dalam reuni maupun berteman adalah sama tinggi. Tidak ada pangkat yang dibawa, ataupun tidak ada embel-embel lain yang perlu dipakai. Kita semua berada dalam koridor alumni. Juga, Ridwan menyatakan dengan tegas akan kecintaannya pada semua teman-teman dan keinginannya bersama para alumni untuk membantu kemajuan SMA N 1 Lubuk Alung.
Acara selanjutnya adalah kembali ke acara hiburan. Di akhir jam acara ini (jam 4:00 sore), lantunan lagu-lagu ceria mengajak kami turun berdansa. Meskipun hujan lebat sekali, lagu-lagu melayu dan dansa bersama menghangatkan suasana. Semua merasa senang dan gembira. Tidak ada seorangpun yang terlihat murung ataupun kecewa. Memang benar.... Reuni tahun 2011 ini, memberikan berkah dan mempererat tali persaudaraan. (Ar).
Pada acara pengumpulan dana lewat kardus Aqua yang "dijalankan", terkumpul uang dua juta delapan ratus ribu rupiah (Rp2.800.000,-). Uang ini digunakan untuk 2 tujuan, pertama, 1.800.000 untuk biaya acara yang sedang berlangsung, kedua, 1.000.000 untuk disumbangkan ke sekolah lewat lelang kue acara pertemuan alumni IKASMALA (seluruh angkatan) pada esok harinya (Sabtu, 3 September 2011).
Selanjutnya, ada kata sambutan dari Ketua Umum Ikasmala. Beliau menyambut dengan gembira adanya kegiatan Reuni Grasmala. Ketua menyatakan salut dan bangga dengan ke solidan, keakraban, dan persatuan yang diperlihatkan oleh masing-masing individu alumni Grasmala89.
Kata sambutan berikutnya dilanjutkan oleh ketua pengurus Grasmala 89 terpilih, M. Ridwan. Sang Ketua mengatakan bahwa posisi atau kedudukan dia dalam reuni maupun berteman adalah sama tinggi. Tidak ada pangkat yang dibawa, ataupun tidak ada embel-embel lain yang perlu dipakai. Kita semua berada dalam koridor alumni. Juga, Ridwan menyatakan dengan tegas akan kecintaannya pada semua teman-teman dan keinginannya bersama para alumni untuk membantu kemajuan SMA N 1 Lubuk Alung.
Acara selanjutnya adalah kembali ke acara hiburan. Di akhir jam acara ini (jam 4:00 sore), lantunan lagu-lagu ceria mengajak kami turun berdansa. Meskipun hujan lebat sekali, lagu-lagu melayu dan dansa bersama menghangatkan suasana. Semua merasa senang dan gembira. Tidak ada seorangpun yang terlihat murung ataupun kecewa. Memang benar.... Reuni tahun 2011 ini, memberikan berkah dan mempererat tali persaudaraan. (Ar).
Langganan:
Entri (Atom)



